Bdti Kembali Tarik Wisatawan Period New Normal Lewat We Love Bali

“Covid-19 merupakan pandemi dengan dampak yang mendunia. Setiap negara sedang berusaha membatasi gerak warganya, otomatis pintu keluar masuk negara pun diperketat. Oleh karenanya anggapan new normal akan menggeliatkan pariwisata Bali kembali pulih agaknya kurang pas,” ungkapnya. “Dalam era new normal, pemasaran bukan hanya soal keindahan alam atau tempat destinasi, tetapi juga tempat-tempat yang layak untuk dikunjungi,” terangnya. Sesuai dengan tagline yang dikeluarkan pemerintah pusat yakni “produktif dan aman Covid-19”, Dewa Indra mempersilakan masyarakat untuk memulai aktivitas di luar rumah untuk meningkatkan produktivitas.

Bali menjalankan New Normal

Penerapan physical distancing mulai diatur saat wisatawan memasuki space parkir objek wisata. Di sinilah peran petugas parkir sangat dibutuhkan untuk mengatur jarak wisatawan dalam memarkirkan kendaraannya. Selain itu, penerapan physical distancing juga berlaku saat wisatawan mengantre dan membeli tiket. Beri penanda dengan menggunakan garis di lantai maupun banner imbauan jaga jarak minimal 1 meter. Hal yang tak kalah pentingnya untuk mencegah penularan COVID-19 dan mendukung keberlanjutan destinasi wisata adalah dengan melakukan pembatasan kunjungan.

Bertepatan dengan perayaan ulang tahun tiketcom yang tahun ini memasuki usia ke-9, program staycation ala tiketcom pun mengikuti panduan adaptasi kebiasaan baru dengan tema SEMBILAN . Seperti apa program ini mendukung pariwisata domestik dan mengajak lagi pelancong nusantara untuk kembali berwisata dengan adaptasi gaya baru dengan security dari COVID-19. Jadi, kami harap kalau ada yang melanggar, pemda Bali harus memberikan sanksi keras bagi yang melanggar. Ini semua dilakukan agar kita semua semakin aman untuk berkunjung ke Bali,” ujarnya. Pengelola, karyawan, dan pengunjung juga dilarang beraktivitas jika sakit atau memiliki gejala demam, batuk, dan sesak. “Enggak ada pembatasan jam malam, tetapi aktivitas ada yang dibatasi kalau seperti kegiatan klub karoke diskotek dan spa hiburan itu dilarang,” kata Koster.

“Dengan demikian saya yakin virus corona dapat dicegah dan kita segera kembali ke kehidupan regular,” pungkasnya. Arahan itu diberikan karena Bali masuk ke dalam delapan provinsi yang rencananya dibuka untuk menjalankan kehidupan normal baru . TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali bersiap akan menerapkan kebijakan new regular di masa pandemi Covid-19 ini. Tempat cuci tangan, hand sanitizer dan pengecekan suhu menggunakan thermometer tembak selalu dilakukan sebelum memasuki daerah usaha. Hampir seluruh bisnis di Bali yang mimin kunjungi di era new regular melakukan prosedur new normal. Menparekraf Wishnutama mengatakan, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan pendampingan mulai dari persiapan hingga pembukaan kembali destinasi wisata di Bali.

Bagi sektor kesenian, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah mengeluarkan protokol pada 2 Juli 2020—dapat diunduh di sini—mengenai pencegahan dan pengendalian Covid-19 di bidang kebudayaan dan ekonomi kreatif. Protokol setebal forty nine halaman ini berisi sejumlah aturan komprehensif mengenai penyelenggaraan layanan museum, taman budaya, sanggar, bioskop, cagar budaya, pertunjukan seni hingga produksi audiovisual. Selain itu, pada protokol ini tercantum pula sebuah formulir skrining mandiri yang dapat diterapkan tiap orang untuk mengukur tingkat risiko mereka mengidap COVID-19 sebagai pertimbangan sebelum beraktivitas di publik. Pengelola diajak memanfaatkan momentum penutupan kawasan wisata akibat pandemi COVID-19 untuk mengevaluasi dan menata ulang tempat wisatanya, sehingga menghadirkan kesan yang lebih baik bagi wisatawan termasuk mulai menerapkan pariwisata berkelanjutan. “Apa saja protokol kesehatannya? Pertama, modifikasi cara kerja, kemudian implementasi perilaku minim sentuhan atau touchless, lalu sanitasi yang harus diperbaiki dengan menyesuaikan protokol kesehatan,” ujar Sapta dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu. Selanjutnya akan tercipta industri berkualitas dalam berbagai sektor sementara industri pariwisata tetap dikembangkan dan ditingkatkan kualitasnya.

Untuk itu, perlu segera membuat panduan untuk praktik-praktik New Normal dengan melibatkan stakeholders terkait. Secara khusus terhadap rencana DIY sebagai wilayah uji coba penerapan The New Normal, Arie memberi saran agar Pemerintah Provinsi DIY meningkatkan infrastruktur protokol kesehatan terlebih dahulu. Puskesmas-puskesmas harus dipersiapkan terlebih dahulu, dan memulai membuka testing massal yang bisa dijangkau masyarakat luas. Pelatihan Pariwisata – Industri pariwisata di Bali menyatakan siap untuk menjalani tatanan kenormalan baru atau new normal.

Berikut Suara.com mengulas penjelasan lengkap mengenai new normal dan daerah yang sudah siap new regular. Jakarta, Beritasatu.com – Saat ini, dunia pariwisata, termasuk Indonesia mempersiapkan diri menghadapi period normal baru atau new regular pascapandemi Covid-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah pola interaksi dan sosialisasi para pelaku industri pariwisata. Menghadapi masa tersebut, Menparekraf mengatakan Bali sudah dipersiapkan menjadi destinasi new normal Game Slot Online Indonesia. Mengenai tingkat hunian, di Bali mulai tanggal 9 Juli 2020 telah membuka untuk wisatawan lokal sekaligus mencoba menerapkan protokol kesehatan sehingga kegiatan ekonomi bisa berjalan.

Selain itu, Armin mengungkapkan perusahaannya sudah membuat tim Covid-19 yang tugasnya mensosialisasikan pemahaman menjaga kesehatan dan kebersihan untuk mencegah Corona ke karyawan. Sejauh ini Alia mengungkapkan telah menerima beberapa peraturan terkait panduan new normal dari Pemerintah Daerah setempat, tetapi belum detail. Walaupun kehidupan New Normal sudah mulai dijalankan di Indonesia, bukan berarti menandakan bahwa virus ini bukan lagi sebuah ancaman. Kita harus tetap menjaga imun tubuh dengan selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, rajin berolahraga, menjaga pola stress, dan tetap mengkonsumsi vitamin setiap harinya. Selain kebersihan fasilitas, kebersihan makanan minuman yang dijual di kawasan objek wisata haruslah diperhatikan. Dalam hal ini, seluruh space objek wisata beserta fasilitasnya harus dapat dipastikan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya debu, sampah, dan bau.

“Namun kami tekankan bahwa pembukaan destinasi bergantung atas keputusan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan pemerintah daerah. Karena setiap destinasi tentu memiliki situasi dan kondisi yang berbeda,” kata Nia Niscaya. Koster juga kembali menegaskan, Bali belum berencana membuka objek wisata dan saat ini protokol kesehatannya masih dibahas. Kemudian pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, menjaga jarak minimal 1 meter, dan membatasi jumlah pengunjung. Koster juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 3355 tahun 2020 tentang protokol tatanan kehidupan period baru di 14 sektor. Sekedar mengulas kembali pengalaman 2020, pada periode libur Idulfitri 2020 terjadi kenaikan kasus mencapai 213 persen dan terjadi sejak minggu ke-2 dan bertahan hingga minggu ke-7. Pada periode ini pemerintah daerah di Pulau Jawa menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten dan dilanjutkan dengan PSBB transisi, AKB dan New Normal .

Mereka juga membuat fakta integritas, bahwa berkomitmen menjalankan protokol kesehatan new regular,” beber Rai Surya Wijaya. Proses verifikasi ini merupakan pemantauan dan penilaian terhadap lodge yang telah menerapkan protokol kesehatan dan menjadi acuan kelayakan sebuah lodge untuk kembali beroperasi di tengah pandemi yang belum berakhir. “Kepercayaan publik harus dibangun bahwa pariwisata Bali telah siap dibuka dengan menjalankan protokol kesehatan secara benar dan ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *