Kendala Vaksinasi Covid

Selain itu, pemerintah juga memberi fasilitas transportasi dan kemudahan akses pendaftaran bagi lansia. Lokasi vaksinasi juga akan disiapkan di sejumlah kelurahan untuk memudahkan mereka. Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, saat ini kelompok lansia dan pekerja publik merupakan kelompok yang diutamakan mendapatkan vaksinasi. Pengadaan Vaksin COVID-19 di Jerman Dikritik, Bagaimana dengan Indonesia?

Vaksinasi lansia dimulai di ibu kota provinsi dengan prioritas di Jawa Bali. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia dan petugas pelayanan publik sudah masuk tahap 2. Menurut knowledge pemerintah provinsi, penyuntikan vaksin COVID-19 dosis pertama sudah dilakukan pada 17.613 orang tenaga kesehatan.

Nakes yang divaksin pada 1 sebanyak 30.794 (81,82%) dan divaksin tahap 2 sebanyak 7.947 (21,11%). Pelaksanaan vaksinassi bagi nakes masih terus berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan. Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi mengatakan, jumlah tersebut masih sekitar 2,19 persen dari target yang ditetapkan. Pihaknya akan terus meningkatkan usaha untuk menggaet para lansia agar ikut vaksinasi covid-19. Dinas Kesehatan Kota Solo menyebar tautan pendaftaran vaksinasi Covid-19 khusus warga lanjut usia sejak Jumat (16/4/2021).

Contoh organisasi dan institusi yang dapat menyelenggarakan vaksinasi, seperti organisasi untuk para pensiunan ASN, Pepabri atau Veteran Republik Indonesia. Organisasi lain juga bisa menyelenggarakan vaksinasi secara massal, baik organisasi keagamaan atau organisasi kemasyarakatan. Jadwal vaksinasi akan diberikan berupa QR Code setelah melakukan pendaftaran.

Dikutip dari laman Covid19.go.id, saat ini 7 juta vaksin sudah siap untuk didistribusikan dan akan segera sampai di 34 provinsi. Di Jawa dan Bali mendapatkan kurang lebih 70% dari proporsi vaksin yang ada saat ini. Vaksinasi untuk lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia, dengan prioritas awal di Jawa dan Bali.

Vaksinasi bagi Lansia

Lansia yang tidak lolos skrining ini tidak boleh mendapatkan vaksin Sinovac. Lansia akan diberikan vaksin COVID-19 sebanyak 2 kali dengan selang waktu 28 hari. Pemberian dua dosis vaksin COVID-19 dimaksudkan agar imunitas terhadap virus Corona bisa terbentuk secara maksimal. Berdasarkan uji klinis yang telah dilakukan, vaksin Sinovac sudah terbukti aman dan efektif pada lansia. Efikasi vaksin Sinovac untuk lansia pada uji klinis ini bahkan mencapai ninety eight%. Jika berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam 37,5 derajat celcius ke atas, penundaan dilakukan sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19.

Biasanya, vaksin untuk lansia ini dokter berikan dalam dua tahapan, yaitu vaksin pneumokokus jenis konjugasi dan vaksin pneumokokus jenis polisakarida. Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa prognosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Warga Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Rusminah , menjadi warga lansia pertama yang menerima vaksin Covid-19 di RSUD Tanjung Priok, Sabtu 20 Februari 2021. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di RSUD Pademangan, Jalan Budi Mulia, Pademangan Barat, Jakut, sempat mengalami kendala di hari pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *